Senin, 22 Desember 2014

kasih sayang simbok

Kasih sayang simbok sepanjang jalan. Gambaran yang tak ada habisnya yang tercurahkan untuk anak-anaknya. Sumber mata air kasih sayang menghembuskan angin segar energi hidup. Bentuk keluasan untuk dijadikan sumber kekuatan. Mampu menumbuhkan semangat untuk menapak hidup dengan dinamikanya.
Kapan pun dan dimanapun selalu ada. Ketika langkah kaki dan harapan ke depan masih berjala. Tak dapat terlewatkan dari detak jantung hidup.
Apresiasi yang layak diberikan kepada sosok pahlawan yang menjadi empu keluarga. Mengolah nggula wenthah  anak turun nya menjadi generasi karimah. Di tangan dan hatinya ditebarkan berbagai nilai kehidupan.
Tumbuhkan semangat untuk maju dan semangat baru. Hidup sebagai dinamika dan perlu terobosan yang cerdas dalam mewarnai nuansa.
Doa dan harapan bagi anak yang sholih-sholihah. Sebagai penerus menebarkan nilai luhur dalam menapaki hidup ini. Menelorkan generasi yang handal dalam mengawal hidup yang lebih cerah. Amin , semoga menjadikan kesadran kita bersama dari sosok yang layak sebagai pahlawan kehidupan.



Selasa, 25 November 2014

menjadi guru dan hari guru

Profesi mulia sebagai ujung regenerasi bangsa. Bergelut bersama anak-anak  kader penerus sebuah peradaban.Jabatan yang erat sekali dengan mempersiapkan kondisi  bangsa yang kokoh mental, fisik dan perilakunya. Dibutuhkan sosok pribadi yang mampu menjadi empu untuk mengolah senjata yang ampuh.
Secara mental semua insan  berkewajiban menjadi sosok yang selalu mewariskan nilai kemuliaan.
Sedikit yang membedakan secara formal melalui  jenjang kependidikan. Penguat legalitas  untuk mengolah dan menjadi agen masyarakat. 
Kesemua ini merupakan kepedulian diantara kita semua. Untuk mewujudkan bangsa yang beradab dan berkualitas secara lahir dan batin. marilah songsong perubahan dan ujudkan bangsa yang berkemajuan.
Selamat menjadi sosok guru yang berguna.

Minggu, 02 November 2014

belajar dan bergerak

Memahami apa yang ada di sekitar. Alam sekitar tempat kita beraktifitas setiap saat. memberikan pengaruh dan sumber mendapatkan informasi dan perubahan diri.
Sebagaimana yang terjadi pada anak-anak saat beraktifitas. Sambil berjalan dan mengobrol dengan apa yang dilihat dan dirasa. Melihat alam yang ada semisal pohon, jalan, satwa yang ada dengan berbagai bentuknya.
Berkomentar sebagaimana telah mengalami dengan apa yang ada. Mengutarakan pengalaman saat melewati tempat ini. Dan berbagai cerita menarik sebagai bentuk apresiasinya anak.



Minggu, 05 Oktober 2014

hari besar Kurban

Kurban dan nilai Taqwa
Sebagai upaya penghambaan kepada Allah SWT. Merupakan media untuk menumbuhkan bangunan hati dalam nilai taqwa. Upaya yang dilakukan sebagai bnetuk upaya menumbuhkan derajad hamba yang taat.
Semenjak kecil telah dibiasakan untuk diberikan gambaran. dalam bentuk kegiatan membiasakan sebagai upaya dalam memberikan nilai amaliah yang utama.

Selasa, 02 September 2014

lompat tali

Lompat tali untuk anak sekolah dasar. Sebagai sarana pembelajar untuk melatih kekuatan otot kaki. Tanggung jawab untuk melakukan lompatan yang telah diwajibkan.
Lompatan berawal dari ketinggian menempel tanah dari mata terpejam. Berlanjut selutut. sepaha, sepusar dan sependak hingga di atas kepala.
Bagi yang gagal maka mendapat hukuman menjadi regu yang bertugas membentangkan karet.

Rabu, 06 Agustus 2014

kerja bakti HUT Pramuka

Bersih Lingkungan
lingkungan sekitarsekolah digarap agar asri. Pembersihan dari sarang nyamuk. Sampah plastik dan sampah organik sekitar.
sebagai upaya untuk mengaalkan dasa dharma. Insan Pramuka yang berdaya guna untuk masyarakat bangsa dan negara.

Minggu, 08 Juni 2014

situs sekitar kita

Lokasi komplek candi dan peninggalan kraton Boko. Sebelah selatan komplek candi Prambanan posisi 2 KM ke selatan.
Mengenal peradaban yang telah mewarnai tata kehidupan tempo dulu. Peninggalan sebagai jejak sejarah yang menjadi pembelajar generasi kini.
Nilai estetik dan kultur yang telah menciptakan tata bangunan yang mempesona.
Berikut adalah gambar Candi Barong dan petilasan goa yang ada di komplek Candi Boko.


Selasa, 20 Mei 2014

pawai musim lulusan



Pawai musim lulus


Gerak berarak melintas arena. Beratus anak muda menggunakan seragam berlepotan cat minyak pilok. Warna-warni yang mengumpul menjadi batikan corak muda. Warna kuat akurat yang menembus sampai kulit badannya. Dengan dipaksa dan ada yang suka rela semprot dan menyemprot.

Kampanye. Musim pawai dan melakukan road show mengelilingi kota. Mengumpul untuk koordinasi bergabung dari sekolah yang lainnya. Membentuk rentetan barisan suara dan gerak laju menuju pos yang disepakati. Komando yang diberikan oleh pimpinan regu mengisaratkan untuk mengumpul di kawasan alun-alun.

Arakan. Dengan dikawal konvoi mobil patroli Polisi menggiring brigade motor aroma bunyi keras. Melolong membuat kuping berdenging karena saking bisingnya. Nuansa pasca kampanye parpol diulang lagi pada putaran kali ini. Intinya sebuah ungkapan yang dituangkan dalam bentuk wer-wer motor pawai.

Luapan riang. Banyak kata yang dapat mewakili luapan rasa suka cita dan rasa plong di benak. Yang dengan hingar bingar suara riuh dengan motor knalpot blong. Deruan dan membuat pendengaran dan ruang jalan terpenuhi. Hingga meluap menghabiskan area terpenuhi menjadi sesak bergerak melaju.

Kompaknya. Beriring dan berderu motor yang dikendarai sekawanan anak muda belia. Sepintas terlihat akan nampak solid dan serempak. Dengan mudahnya mengumpulkan massa dengan rasa senasib dan luapan senang. Seragam dan uniform yang dikenakan bahwa itu luapan anak remaja. Akan masuk gerbang pintu yang lebih tinggi tantangan dan lahan garapan.

Motor. Sudah lumrah sekarang alat ini sebagai media transportasi. Memungkinkan untuk menjadi solusi mengatasi gerak ruang. Media putar mengelilingi setiap pos yang terletak dekat sekolah. Jalur lalu lintas yang menghubungkan tiap instansi sekolah. Saling ajak dan rekrut untuk melakukan tour keliling jalur umum. Menyuarakan bahwa saat ini musim kelulusan dan dikemas dalam bentuk unjuk diri.

Bunyi. Suara  terdengar yang khas dari cerobong asap motor yang diluar kebiasaan. Menggeber motor sebagai isyarat luapan kegembiraan hati. Menjadi pertanda yang saai ini sebagai momen tersendiri bagi anak-anak seusia SLTA. Pola warna tersendiri yang dimunculkan dalam kenangan dan perayakan.

Vandal baju. Sasaran orek-orekan berupa coret tanda tangan dan semprotan warna kegembiraan. Pesta cat semprot pilok yang mudah didapatkan. Sasaran tembak sebagai media kanvas yang terpampangkan.


Pernak-pernik dunia remaja. Merupakan bentuk gejolak yang mempunyai  warna dan area tersendiri. Layak apresiasi sebagai bentuk luapan hati yang berbunga –bunga. Sebagai bahasa tersendiri  dikancah kompleknya peradaban dunia. Mengekspos sebagai nuansa muda penuh ledakan tekat dan semangat untuk memunculkan jati diri. Tetap terkondisikan dengan kontrol yang terpola sehingga mengarah pada jalur mulia. Di tangan dan langkah muda masa depan yang terbentuk dan warna yang tertorehkan.

Kamis, 08 Mei 2014

Edukasi dua langkah kaki

Edukasi  Dua Langkah Kaki
Langkah kaki kanan menuju kebaikan dan langkah kaki kiri terhapus kesalahan. Usaha perbaikan dan pemberdayaan dari sebuah isyarat kemuliaan dari sebuah nilai pendidikan. Usaha preventif agar tetap fit dan segar bugar lahir batin. Kegiatan menjadi alternatif solusi pemacahan yang handal. Langkah-langkah cerdas yang berguna bagi kelangsungan sebuah kehidupan. Semakin  menjadikan langkah tetap terkendali dan mampu menjadi pengarah dalam melangkahkan arah gerak individu.
Usaha giat agar sehat afiat dunia akhirat. Kreatifitas dengan segala kesungguhan merupakan ujud sebuah kekuatan yang tumbuh. Menjadikan semakin kuat dan meningkat dalam menentukan langkah lebih jauh. Menjadi spirit yang dimunculkan dari dalam setiap diri . Ditopang dengan kesadaran diri yang telah didasari dengan keterangan yang kuat.

Jalan kaki ke tempat ibadah. Semisal musholla atau masjid yang kita lakukan dengan niat yang ikhlas karena mencari ridlo Illahi semata. Bahwa didasari dengan tuntunan Rosululloh bahwa dalam langkah ada berbagai makna kebaikan. Langkah kanan menambah pahala dan langkah kiri penghapus dosa.
Pengulangan yang ajek dan berkualitas. Menjadi sebuah budaya yang ditumbuhkan dari langkah –langkah kecil diulangi dan dalam waktu tertentu. Terasa ada yang hilang bila ada yang tertinggalkan dari kegiatan ini. Analog gerak nafas kita yang secara ajeg dan tanpa henti sehingga tak terasa telah sekian lama berjalan.
Fenomena hidup sederhana sebagai nasehat . Mempunyai nilai yang layak diperhatikan dan menjadi petunjuk sebagai  acuan. Terjadinya berbagai hal yang terlihat unik dan sepintas terasa kurang diperhatikan keberadaannya. Jebakan ini terkadang membuat terlupakan sehingga mengundang kerugian.
Perputaran alam sebagai sumber pembelajar. Alam dengan fenomena yang tak habis dipelajari untuk pemahaman diri. Berjuta proses kehidupan menjadi  berarti dan berdaya guna. Dengan doa dan usaha lahir batin. Pergerakan alam lahir dan batin bersinergi seperti matahari dan bulan. Gerakan bersinergis memunculkan fenomena yang luar biasa dengan adanya gerak menjadikan waktu dapat terhitung. Hitungan hari dengan pergantian siang dan malam. Kehidupan  alam menjadi bersinergis dengan adanya foto sintesis.
Gerak yang terulang menjadi sebuah rotasi kehidupan. Sebuah  interaksi dari perputaran waktu yang berputar sebuah fenomena dan mengelilingi sisi kehidupan. Seperti matahari dengan planet-planetnya berputar pada porosnya. Sedemikian aktif dan selalu ajeg bergerak dengan tertipnya. Menjadi sebuah perhitungan waktu yang dijadikan penanggalan untuk menghitung lamanya kehidupan. Menentukan  permulaan dan jumlah bulan,hari dan masa yang akan dilalui dan menjadi catatan waktu.
Ketika saat di tanah suci tujuh  hari menjelang puncak haji. Pengaturan dengan  sterilkan jalan  dari angkutan  mulai radius 2 kilo meter  menuju Masjidil Haram. Dapat diakses hanya  untuk pejalan kaki. Mengalami  dan terjadi ketika sebagai tamu Alloh  ke Makkah Al Mukaromah. Sebuah kebijakan untuk menghindari macetnya gerak menuju Baitulloh. Diwajibkan berjalan  radius 2 KM menjelang hari H puncak haji telah dikosongkan dari alat transportasi. Sehingga telah menjadi area jalan kaki yang dapat dilakukan untuk menuju masjidil Haram. Dengan tujuan lalu lintas lebih tertata dan menampung jutaan jamaah menjadi teratasi.
Efek kesehatan ditinjau dari sudut  terapi fisik melalui jalan.  Menggunakan  aktifitas  pijakan kaki bergantian kanan dan kiri merupakan gerak lokomotor diri.
Sedangkan nilai edukatif dari ajaran dan kebaikan pola ini menjadi sarana pemerkuat aktivitas lahir batin. Nilai spiritualitas kebaikan dan nilai sport medecine menyangkut kesehatan fisik. Menjadi energik dengan kegiatan yang dilakukan di sini hingga di tanah air semakin fit.
Hidup dinamis merupakan sebuah anjuran. Sehingga dapat dirasakan dan disarankan untuk mengoptimalkan . disuburkan dan disebarkan untuk peningkatan taraf kehidupan yang lebih bernilai daya gunanya. Pembiasaan yang  telah dilakukan dengan teratur dan dalam waktu yang berlangsung lama. Akan dapat menjadi sebuah solusi terapi media sumber energi kehidupan yang kokoh.

Kelangsungan yang membawa keberuntungan hidup. Keaktifan diri merupakan kunci dan sebagai motor yang terus aktif sepanjang masa. Aktif menggapai dan melangkah untuk mempertajam  sinyal kehidupan yang menjadi isyarat dinamisnya kehidupan . 

Sabtu, 01 Februari 2014

sekolah yang hijau


Mengembangkan Sekolah hijau
Membuat tata  pola tanam. Media yang dipergunakan untuk budidaya kebun sayur yang diarahkan pada lingkungan sekolah.
Anak terlibat langsung. Diajak langsung menyaksikan dengan  dilanjutkan praktik di lapangan. Menyiapkan media tanam berupa pupuk, tanah dan sedikit pasir. Pencampuran dengan perbandingan yang tepat. Sebab untuk media tanam sayur akan berbeda dengan tanaman buah.
Praktik pengolahan dan pemeliharaan. Persiapan yang telah dilakukan dengan lalahan tanah yang dimasukkan polibag. Sekaligus dimasukkan benih biji sayur yang telah dipersiapkan.
Bersama menanam dan merawat. Kegiatan yang melibatkan berbagai personal. Anggota sekolah dan ibu-ibu PKK secara kompak.
Panin yang tak lama. Untuk sayuran semacam kangkung darat hasilnya paling awal dapat dinikmati. Selanjutnya seledri, loncang dan disusul Lombok dan tomat.
Kerjasama dengan masyarakat. Program kemitraan saling menggerakkan. Usaha yang layak diapresiasi untuk kemajuan ke depannya.
Program polibek sayuran. Sementra yang baru dapat dilakukan dengan program sederhana dan dapat dilakukan secara praktis.
Ibu-ibu PKK dan siswa sekolah bersama dalam memberdayakan


Sabtu, 18 Januari 2014

desain media ajar


desain  media belajarKetertarikan pada sebuah cara penyampaian materi ajar. Dapat berupa alat atau bahan yang mampu membawa angan dan fikiran peserta didik.  Bermula dari sebuah sosok jiwa seorang sumber dan fasilitator yang nyaman dan sejuk.  Tidak harus dengan modal dan kalkulasi bea yang mahal. Terkadang hanya sekedarnya saja malah menjadi daya pikat tersendiri.
Pandai dan kreatif mencermati alat pendudukung pembelajar anak didik. Seiring dengan budaya dan kultur yang berkembang akan semakin komplek warna kehidupan. Kejelian dan kemampuan mengidentifikasi dan membuat peta akan mempermudah untuk mengatasi persoalan yang ada. Begitu menyentuh ke areal lingkungan pendidikan yang berinteraksi dengan lingkungan peserta didik.

Yang ada di sekitar adalah pembelajar yang baik. Segala apa yang melingkupi dan mengitari akan menjadikan pemabaik dan media ajar. Tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat yang lebih luas. Apabial telah diberdayakan akan menjadi kekuatan yang besar. Digunakan untuk menjadi muatan pendidikan yang handal.
Usaha yang seharusnya dilakukan seorang guru agar tetap eksis dalam menyampaikan pembelajaran diantaranya dengan carasebagai berikut :
1.       Terus berusaha menggali  potensi intern dan ekstern diri. Berganti dan berulangnya sebuah siklus menjadi pemerhati yang layak digunakan perbaikan. Mampu menguatkan dan menjadi daya lejit mewujudkan cita-cita mulia. Terwujud dan terselenggara sebuah iklim kehidupan yang nyaman dan harmonis.
2.       Mengembangkan dalam pembelajaran nyata. Pengambilan langkah yang tepat dalam mengatasi sebuah fenomena perlu dengan kesungguhan. Diuraiukan dalam sebuah tindakan yang menitik beratkan obyek peserta didik yang terpola. Menjadikan sebuah insane yang tetap[ eksis dan layak disebar luaskan.
3.       Membaca fenomena yang ada diselaraskan sebagai media yang asyik. Manusia dan lingkupnya senantiasa layak disimak dan dijadikan obyek pemikiran yang tak pernah ada hentinya. Kejelian dan keakuratan tetap menjadi perhatian mutlak. Tak dapat ditawar agar menjadi  kultur mulia selalu berbenah dan berusaha dengan tujuan yang nyata. Sehingga diwujudkan dalam kepribadian yang luhur dan unggul.
4.       Mampu melayani dengan penuh tanggung jawab terhadap perkembangan mental dan pertumbuhan raga. Dalam diri peserta didik akan teroptimalkan dengan penanganan yang mantab. Bangunan yhang tegak dan kokoh dengan pilar mental dan raga yang terpola yang berbudi. Landasan yang menjadi tuntutan yang tak dapat dinomor duakan.
5.       Sadar berbudaya seuai dengan etika dan norma dalam kaitannya dengan pertanggung jawaban dengan Tuhan Yang Esa. Segala bentuk tiongkah dan aktivitas disandarkan pada sebuah ajaran yang bernilai sebagai tatanan penghambaan pada sang Pencipta. Sehingga prtestasi akan tidak hanya sekedar nilai sementara tetapi berpijak pada sebuah rentetan yang hakiki. Mampu dipertanggung jawabkan secara mental dan spiritual dalam membangun masyarakat luas.
Beberapa modal untuk memunculkan sebuah media yang berkualitas dalam mengantarkan anak didik yang semakin cerdas. Semoga tetap eksis dan maju terus dunia pendidikan kita. 

Selasa, 07 Januari 2014

kurikulum 2013

Berubah itulah sebuah kelangsungan dan berlanjut sampai akhir waktu. Sebagaimana sebuah alur dan siklus yang selama ini berlangsung.
Melihat dan menyikapi dengan apresiasi yang positif dan utuh dari berbagai aspek. Yang intinya bahwa perubahan sebagai langkah untuk kemajuan yang bertolak dari nilai kultur yang mulia.
dapat menjadikan manusia yang lebih bermanusiawi dalam kancah kehidupan.
Sebagai media untuk membentuk kader-kader bangsa yang berguna. Mampu menjadi penerus yang handal disetiap sisi kehidupan.
Terobosan yang tepat ketika menggunakan media pendidikan. Membentuk kader bangsa agar mampu mewujudkan cita-cita mulia.
Motor  penggerak berupa perangkat kurikulum yang dirancang diharapkan sebagai arahan yang mantab.