desain media ajar
desain media belajarKetertarikan pada sebuah cara penyampaian materi ajar. Dapat
berupa alat atau bahan yang mampu membawa angan dan fikiran peserta didik. Bermula dari sebuah sosok jiwa seorang sumber
dan fasilitator yang nyaman dan sejuk.
Tidak harus dengan modal dan kalkulasi bea yang mahal. Terkadang hanya
sekedarnya saja malah menjadi daya pikat tersendiri.
Pandai dan kreatif mencermati alat pendudukung pembelajar
anak didik. Seiring dengan budaya dan kultur yang berkembang akan semakin
komplek warna kehidupan. Kejelian dan kemampuan mengidentifikasi dan membuat
peta akan mempermudah untuk mengatasi persoalan yang ada. Begitu menyentuh ke
areal lingkungan pendidikan yang berinteraksi dengan lingkungan peserta didik.
Yang ada di sekitar adalah pembelajar yang baik. Segala apa
yang melingkupi dan mengitari akan menjadikan pemabaik dan media ajar. Tidak
menutup kemungkinan bagi masyarakat yang lebih luas. Apabial telah diberdayakan
akan menjadi kekuatan yang besar. Digunakan untuk menjadi muatan pendidikan
yang handal.
Usaha yang seharusnya dilakukan seorang guru agar tetap
eksis dalam menyampaikan pembelajaran diantaranya dengan carasebagai berikut :
1.
Terus berusaha menggali potensi intern dan ekstern diri. Berganti dan
berulangnya sebuah siklus menjadi pemerhati yang layak digunakan perbaikan.
Mampu menguatkan dan menjadi daya lejit mewujudkan cita-cita mulia. Terwujud
dan terselenggara sebuah iklim kehidupan yang nyaman dan harmonis.
2.
Mengembangkan dalam pembelajaran nyata.
Pengambilan langkah yang tepat dalam mengatasi sebuah fenomena perlu dengan
kesungguhan. Diuraiukan dalam sebuah tindakan yang menitik beratkan obyek
peserta didik yang terpola. Menjadikan sebuah insane yang tetap[ eksis dan
layak disebar luaskan.
3.
Membaca fenomena yang ada diselaraskan sebagai
media yang asyik. Manusia dan lingkupnya senantiasa layak disimak dan dijadikan
obyek pemikiran yang tak pernah ada hentinya. Kejelian dan keakuratan tetap
menjadi perhatian mutlak. Tak dapat ditawar agar menjadi kultur mulia selalu berbenah dan berusaha
dengan tujuan yang nyata. Sehingga diwujudkan dalam kepribadian yang luhur dan
unggul.
4.
Mampu melayani dengan penuh tanggung jawab
terhadap perkembangan mental dan pertumbuhan raga. Dalam diri peserta didik
akan teroptimalkan dengan penanganan yang mantab. Bangunan yhang tegak dan
kokoh dengan pilar mental dan raga yang terpola yang berbudi. Landasan yang
menjadi tuntutan yang tak dapat dinomor duakan.
5.
Sadar berbudaya seuai dengan etika dan norma
dalam kaitannya dengan pertanggung jawaban dengan Tuhan Yang Esa. Segala bentuk
tiongkah dan aktivitas disandarkan pada sebuah ajaran yang bernilai sebagai
tatanan penghambaan pada sang Pencipta. Sehingga prtestasi akan tidak hanya
sekedar nilai sementara tetapi berpijak pada sebuah rentetan yang hakiki. Mampu
dipertanggung jawabkan secara mental dan spiritual dalam membangun masyarakat
luas.
Beberapa modal untuk memunculkan sebuah media yang
berkualitas dalam mengantarkan anak didik yang semakin cerdas. Semoga tetap
eksis dan maju terus dunia pendidikan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar