Jeneng Pengundang Jenang
Manusia berharga bila bernama. Sebuah ilustrasi yang
mengingatkan untuk senantiasa berlaku sesuai norma luhur. Kemuliaan tercermin dari apa yang dapat
kita berikan untuk peningkatan taraf kehidupan yang lebih berkualitas.
Kepedulian diri dan unjuk kerja yang optimal sebagai pendobrak dari gelapnya
kehidupan.
Aktifitas dilakukan secara kontinu dan terarah. Jalur yang
dilalui senantiasa akan dijumpai berbagai warna penghias dari sebuah perjalanan. Ada tanjakan , lubang
dan aral lainnya maka diperlukan ketegasan diri. Agar ketika mendapatkan
rintangan dan hambatan tetap jalan terus. Langkah-langkah cerdas dan akurat mempermudah menggapai sebuah
tujuan mulia yang telah diprogramkan.
Sebagai saksi dari prestasi kerja kita adalah seperangkat
pengawas yang tak tanggung-tanggung kredibilitasnya. Ketika telah melibatkan
Alloh, dan orang beriman disekitar kita sebagai penguat terhadap apa yang kita
lakukan adalah merupakan sandaran yang amat mendasar dan kuatnya. Tak dapat
lagi ditawar dengan harga ataupun cara curang lainnya.
Bertanggung jawab langsung pada Illahi. Sebuah sandaran yang
luar biasa besar ketika telah melibatkan langsung pada Sang Kholiq.
Seharusnya inilah sebagai media paling
efektif untuk kelangsungan dari setiap aktifitas gerak kita. Nilai dari
penghambaan yang sesungguhnya dari apa yang dilakukan.
Semangat tak pernah padam. Spirit dari setiap langkah yang
bernilai ibadah merupakan sumber bekal yang tak pernah terputus. Bernilai dan
mempunyai bobot timbangan yang berharga. Semakin terbentangnya waktu menjadikan
bekal yang berlipat. Niat yang senantiasa terbingkai dalam pautan hati yang
kuat dan lurus.
Mementingkan amanah tugas.
Amanah yang kita emban akan dimintai pertanggung jawaban. Dengan demikian untuk melaksanakan tugas adalh menjadi sebuah
tangung jawab. Kesungguhan dan melakukan sesuai dengan apa ang telah menjadi
kesepakatan dari awal melangkahkan kaki.
Beretos kerja. Mempunyai ciri khusus yang dimiliki oleh
insan yang melakukan sebauah profesi. Kreatifitas dan daya juang yang ada pada
masing-masing diri menjadi sebuah warna yang unik. Dan inilah sebagai pembeda
diantara lainnya. Ada semacam semboyan yang menjadi tujuan dan langkah yang
harus dicapai.
Melakukan tindakan sesuai kaidah nurani. Ketika norma telah
dijunjung tinggi maka keselarasan hidup tampak indahnsirya. Semacam tanaman
yang tersiram air hujan yang menyuburkan. Semakin kuat berakar dan tumbuh
menjulang ke langit. Tahan dari terpaan angin dan goncangan dari sekitarnya.
Ketika
beberapa syarat menjadi insan mulia telah tercapai , dapat dikatakan bahwa seseorang
telah mempunyai jeneng . Maka
tak ayal pasti akan dengan sendirinya terbuka dan tercurahkan apa yang menjadi
fasilitas hidupnya. Termasuk disini sebagian kecil dari nilai nominal imbalan
upah. Semakin harum dan berkumandang nama yang melekat dalam diri maka menjadi
daya tarik magnet yang kuat sebagai pendatang kebaikan lainnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar