Kamis, 06 Oktober 2016

KKG JASKES KARANGMOJO

KKG PEN JASKES KARANGMOJO Kamis 6 /10 kegiatan KKG dilaksanakan. Agenda utama persiapan UTS ,kegiatan dokter kecil. Persiapan POR guru. Lomba PBB dan catur. Ketua KKG Sukamto Y, S.Pd mengatakan untuk siap mengikuti dengan semangat setiap even yang digelar. Berupa persiapan untuk menjadi sarana meningkatkan kualitas pendidikan. Begitu juga untuk menguji kemampuan peserta lomba. Dihadiri Ka UPT bapak Drs. Bambang Eka Sri Purwanto, SH,M.Pd.I yang dalam sambutannya memberikan apresiasi positif terhadap langkah puskesmas dalam membekali anak didik sebagai kader kesehatan. Yaitu dengan program pelatihan dokter kecil. Juga dihadiri dari Puskesmas Karangmojo selaku pemberi pembekalan dan jadwal yang akan dilaksanakan tanggal 20 dan 22 Okt 2016. Tiap sekolah yang ditunjuk untuk mengirimkan 3 siswa. Sedang untuk lomba catur dan PBB menyerahkan pada sekolah yang mempunyai bibit dan kesiapan yang mantab. Peserta KKG dihadiri 33 orang guru jaskes.

Minggu, 02 Oktober 2016

hebatnya olahraga berlari di Pantai

Belajar Aktif Sepanjang Waktu Digelarnya Lomba Lari Baron 10 K, Sabtu 23 September 2016 banyak hal yang dapat diambil manfaat. Dengan rute sepanjang pesisir pantai di Gunungkidul. Mengandung berbagai muatan untuk pembelajaran bersama. Mengangkat kearifan lokal menjadi sebuah momen yang berkelas. Mengenalkan ke pentas dunia global agar tertarik untuk melihat secara dekat keberadaannya. Panorama pantai dengan segala keunikan dan daya tariknya. Lebih khusus sebagai ajang pembelajaran untuk mengembangkan muatan lokal mampu menjadi media edukasi. Khasanah alam pantai dengan berbagai nilai yang dapat diambil untuk pembelajaran. Dari kegiatan ini terdapat beberapa hal yang layak menjadi pembelajar diantaranya adalah sebagai berikut Pertama, mengolahragakan masyarakat secara serempak. Keikutsertaan dalam even lari ini terbuka untuk umum. Mulai dari jenjang sekolah dasar ( SD) hingga kuliah dan masyarakat luas yang terbagi menjadi beberapa katagori. Tidak hanya intern lokal namun seluruh warga masyarakat Jateng dan DI Yogyakarta. Peserta putra dan putri terdiri pelajar, mahasiswa ,TNI,POLRI, antar klub,dan masyarkat umum. Kedua, ajang pembinaan atlet yang dimulai sejak dini. Keikutsertaan yang dari usia belia hingga dewasa. Ada kesinambungan yang tak terputus dari usia SD. Sebagai pemantik untuk berprestasi yang lebih optimal. Kegiatan yang digelar secara rutin menjadi ajang pencetak atlet handal. Agenda yang dapat menjadi ajang uji coba kemampuan atlet. .
Ketiga, kampanyaken dan perkenalkan daerah wisata lewat olahraga. Dengan mengambil lokasi wisata pantai sebuah panorama yang unik dan menarik. Sambil susur pantai dan menikmati pemandangan dengan udara yang segar. Jauh polusi udara dan jalur pasir yang menghampar dan ombak yang berdeburan sepanjang waktu. Keempat, Mengenalkan pantai untuk dijaga keberadaannya. Tersimpan mutiara kekayaan dan nuansa yang mengandung pesona. Tidak setiap tempat terdapat panorama alam yang sedemikian uniknya. Perlunya untuk memiliki dan berusaha melestarikan agar terjaga keindahannya. Belajar dari dekat untuk mengenal alam kita. Kepedulian sebagai bentuk langkah nyata dalam memberikan apresiasi aktif. Mengenal berbagai hal kelebihan dan keunikannya. Bagian masyarakat yang menjadi penggerak dalam pembangunan bangsa. Bersama belajar untuk tampil ambil bagian menjadikan pantai sebagai daya keunggulan.